Saham untuk Portofolio Terbaik

Trading saham atau lakukan investasi jangka panjang di platform yang sama
CFD, atau Contract for Difference, adalah jenis instrumen finansial yang memungkinkan Anda trading atas pergerakan harga saham, terlepas dari apakah harganya turun atau naik. Manfaat utama CFD adalah peluang untuk berspekulasi pada pergerakan harga aset (naik atau turun) tanpa benar-benar memiliki aset yang mendasari.
Cara trading CFD0:00
Pelajari tentang instrumen trading di Tutorial

Investasi dengan Penawaran Terbaik

Investasi berdasarkan Sektor

Wawasan industri: pertimbangkan untuk memilih alat trading dari sektor yang paling Anda kenal. Lihat daftar lengkapnya di Industri

Bangun Kemampuan Anda

Kenali dasar-dasar trading dan investasi melalui rangkaian video yang lancar dan transparan yang khusus didesain untuk Anda. Lihat daftar lengkap di Tutorial
Putar video

Bagaimana cara Trading CFD?

Memulai trading CFD dan Forex dengan menonton video pendahuluan ini

Produk Terkait

Forex
Forex
Trading mata uang dan dapatkan spread yang kompetitif
Pelajari Lebih Lanjut
Cryptocurrency
Cryptocurrency
Trading mata uang digital seperti Bitcoin, Ethereum, Litecoin, dan yang lainnya.
Pelajari Lebih Lanjut

Investasi dan trading saham

Sejak pertama kali diperkenalkan oleh perusahaan hindia timur Belanda pada abad ke-17, aktivitas investasi dan trading saham telah menjadi pencarian keuangan yang populer. Ini merupakan suatu cara yang efisien dan efektif baik untuk keluarga maupun individu.

Apa itu saham?

Saham, yang juga biasa disebut sebagai ekuitas atau bagian kepemilikan suatu perusahaan, dikeluarkan oleh suatu perusahaan publik untuk dijual. Perusahaan awalnya menggunakan saham sebagai suatu cara untuk menambah modal, dan juga sebagai suatu cara untuk mendorong pertumbuhan bisnis mereka. Tahap yang dilakukan oleh perusahaan saat menempatkan saham untuk dijual pertama kalinya dikenal dengan istilah Initial Public Offering. Setelah tahap ini selesai, saham-saham tersebut kemudian diperdagangkan di pasar saham, dimana disinilah berbagai transaksi jual beli saham berlangsung. 

Sebagian orang terkadang tidak dapat membedakan antara memiliki saham dan memiliki bagian fisik dari suatu perusahaan, yang seolah memberikan hak untuk masuk ke dalam perusahaan dan mengklaim kepemilikan atas sejumlah komputer atau furnitur di perusahaan tersebut. Hukum yang berlaku telah mengatur jenis korporasi ini secara khusus, diatur sebagaimana legal entitas, dimana hanya perusahaan itu sendiri lah yang memiliki seluruh asset perusahaan tersebut.  Hal ini dikenal sebagai pemisahan antara kepemilikan dan pengendalian. Hal ini disebut sebagai pemisahan antara kepemilikan dan kontrol.

Pemisahan seperti ini bermanfaat baik bagi pemegang saham dan korporasi, karena dapat membatasi tanggung jawab masing-masing pihak. Sebagai contoh, jika pemegang saham utama bangkrut, mereka tidak dapat menjual aset milik korporasi untuk menutupi hutang dan membayar kreditor mereka. Begitupula sebaliknya; jika suatu korporasi yang sahamnya Anda miliki menjadi bangkrut dan hakim memerintahkan para pemilik korporasi untuk menjual semua aset mereka, tidak ada aset pribadi Anda yang terancam. 

Intinya, nilai dari suatu saham memberikan hak kepada para pemegangnya untuk sebagian dari keuntungan perusahaan.

Bagaimana cara trading Saham?

Pasar saham adalah tempat saham diperdagangkan; di mana penjual dan pembeli saham datang untuk menentukan suatu harga trading. Pada awalnya bursa saham berlokasi secara fisik, dimana semua transaksi hanya terjadi di lantai trading tersebut. Salah satu pasar saham yang paling terkenal di dunia adalah London Stock Exchange (LSE).

Namun seiring dengan perkembangan teknologi, teknologi pasar saham pun ikut berkembang. Saat ini, semakin banyak terbentuk bursa saham virtual, yang dibentuk oleh jaringan komputer besar dimana semua transaksi trading dilakukan secara elektronik.

Perusahaan hanya menjual sahamnya melalui IPO di pasar saham, sementara transaksi jual beli setelah itu dilakukan di pasar sekunder. Perusahaan-perusahaan besar yang tercatat di bursa saham global tidak menjual sahamnya terlalu sering. Saham-saham tersebut hanya dapat dibeli dari pemegang sebelumnya, tidak secara langsung dari perusahaan. Begitupula sebaliknya, Anda hanya dapat menjual saham Anda ke investor lain, bukan dijual kembali ke perusahaan yang mengeluarkannya. 

Salah satu alasan mengapa para pedagang saham (trader) memilih untuk berinvestasi dalam saham yaitu karena nilai persepsi dari suatu perusahaan sangat bervariasi dari waktu ke waktu. Hal ini menyebabkan keuntungan dari saham dapat hilang dan muncul sewaktu-waktu, bergantung dari apakah persepsi para trader terhadap nilai dari saham tersebut sejalan dengan persepsi pasar. 

Mencoba untuk memprediksi pergerakan harga saham dalam jangka pendek adalah hampir tidak mungkin. Umumnya, nilai saham cenderung meningkat dalam jangka panjang, sehingga banyak investor memilih untuk memiliki portofolio saham yang beragam untuk dikelola dalam jangka panjang. Perusahaan besar kemudian membayarkan dividen kepada para pemegang saham, yang berasal dari sebagian keuntungan perusahaan tersebut. Nilai dari suatu saham itu sendiri tidak mempengaruhi tingkat dividen yang ditetapkan. 

Untuk dapat memperdagangkan saham, perlu adanya penjual dan pembeli. Mengingat tidak semua trader memiliki motif yang sama, saham dibeli dan dijual pada waktu dan alasan yang berbeda-beda. Seseorang bisa jadi menjual saham untuk alasan profit, atau sebagian lainnya hanya karena mereka yakin bahwa nilai saham tersebut akan berubah.

Penilaian Risiko Trading Saham

Semua bentuk investasi keuangan selalu membawa tingkat risiko, demikian halnya dengan saham. Bahkan trader dengan pengalaman puluhan tahun pun tidak mungkin mampu memprediksi pergerakan harga saham sebenarnya di setiap waktu.

Orang menggunakan berbagai strategi, akan tetapi penting untuk dicatat bahwa tidak ada suatu strategi yang anti gagal. Juga sebaiknya batasi jumlah uang yang Anda investasikan dalam suatu trading, sebagai bagian dari manajemen risiko Anda sendiri.

  • Halaman utama
Peringatan Risiko
Produk Finansial yang ditawarkan oleh perusahaan mencakup Contracts for Difference ('CFD') dan produk finansial rumit lainnya. Trading CFD memiliki risiko yang amat tinggi karena peningkatan bisa terjadi terhadap keuntungan dan kerugian Anda. Karenanya, CFD mungkin tidak cocok dengan semua investor karena kemungkinan Anda bisa kehilangan semua modal yang diinvestasikan. Anda seharusnya tidak pernah menginvestasikan uang yang tidak ingin Anda lepaskan. Sebelum trading dalam produk finansial yang rumit, harap benar-benar pahami risiko yang menyertainya.