Harga beli
87,503
87,503
87,483
Informasi tentang kinerja di masa lalu bukanlah indikator kinerja di masa mendatang yang dapat diandalkan.
Harga WTI naik tajam dari sekitar $62 per barel pada awal tahun 2026 menjadi lebih dari $110 setelah serangan AS-Israel terhadap Iran menyebabkan penutupan Selat Hormuz. Pada pertengahan Mei 2026, harga WTI masih naik sekitar 65% untuk tahun itu, dibantu oleh laporan bahwa beberapa kapal tanker super telah melewati Selat lagi, yang menunjukkan pembukaan kembali sebagian. Komentar dari Donald Trump pada akhir Mei tentang berada di "tahap akhir" negosiasi dengan Iran juga meningkatkan volatilitas pasar, dengan harga WTI sering bergerak $3–5 dalam satu sesi. Selama 52 minggu terakhir, harga berkisar dari sekitar $55 hingga di atas $115 per barel. EIA memperkirakan harga WTI rata-rata sekitar $106 pada kuartal kedua sebelum turun mendekati $89 pada kuartal keempat jika pengiriman melalui Hormuz kembali normal. Pada saat yang sama, IEA memperingatkan bahwa persediaan minyak global menurun dengan cepat dan pasokan dapat tetap ketat hingga Oktober. Persediaan minyak mentah AS telah menurun selama empat minggu berturut-turut, sementara Cadangan Minyak Strategis telah dikurangi sebesar 10 juta barel. Harga minyak yang tinggi juga mendorong peningkatan produksi minyak serpih AS, terutama di Cekungan Permian, di mana biaya produksi diperkirakan sekitar $45–50 per barel. Saat ini, harga WTI terutama dipengaruhi oleh geopolitik — terutama situasi di sekitar Selat Hormuz dan negosiasi antara AS dan Iran.
Buat akun dan selesaikan verifikasi singkat.
Tambahkan dana ke dompet Anda melalui kartu, transfer bank, atau kripto.
Pilih USOUSD, tentukan jumlahnya, lalu klik beli atau jual — selesai!
Crude Oil WTI
USOUSD
87,493
+0.95%
FAQ